Kamis, 02 Januari 2014

Already But Not Yet

Sudah menginjak hari kedua di tahun 2014 ini. Sudah lama ternyata tidak melanjutkan apa yang telah dimulai sejak Agustus 2012. Apa alasannya? Kesibukkan? Kebuntuan? Keengganan untuk berbagi? Atau?
Ya, jawabnnya "atau"
>.<
Sinyal internet yang agak tersendat-sendat ketika ku berada di Desa Sumbersari (tempat tinggalku di saat hari kerja), mungkin menjadi salah satu alasan kuat mengapa ku enggan  untuk menyentuh blog ini. 
"Membutuhkan proses panjang!" pikirku
"Toh, tidak ada juga orang yang akan memusingkannya. Hoho.."
Ya itulah salah satu kalimat mengasihani diri sebenarnya.
Ok, it's time to move on!! Should Be... Should Be!!

Kembali ke judul...
banyak hal yang mau diutarakan di sini, secara khusus perjalanan selama kurang lebih 2,5 tahun yang telah ditapaki di SLH Sekampung.
Already... I'm a teacher, but not yet... not yet finish it (my reciprocation duty here)! 
Actually, will I really finish/quit from my "calling" as a teacher? 
Am I a teacher?
Dunno, still in prayer
Wew!! A long process to answer that question.
Ya, if you ask me "Aren't you happy with all about this 'job'?" my answer is, "Reallyyy..reallyy happy and enjoy it!"
but, happy is not the standard I think what I do right now is my true calling.
I profoundly love my students, especially in this school.
With them I can learn a lot of things, such as
friendship, meaning of smile, pure love, and many precious things.

Thank to God, I can taste a lot of moment cairos through these moments.
Yeah, "already.... but not yet". 
It isn't finish to seek the ANSWER. 
"Am I a teacher?"


Let His mercy descend upon me, let Thy Will be done in earth as it is in heaven.
For Yours is the Kingdom, th Power and the Glory forever, Amen!

SLH Sekampung is second home for me and them



Rabu, 15 Agustus 2012


Yuhuuuuu!!! Praise God, akhirnya!!
Diharapkan melalui kehadiran BLOG ini dapat membantu mencairkan stalagmit dan stalagtit tumpukan rasa  yang setelah sekian lama berada dalam goa perenungan.
Tak mau terlampau panjang menunggu hingga berkerak dan berlumut, ku mulai mencoba untuk menggunakan apa yang sepertinya lebih ringkas dan mudah diedit-edit tanpa perlu membuang-buang hasil sumber daya alam(*baca: pohon). Karena sebelumnya kertas-kertas di depan mata ataupun buku kosong'lah yang menjadi korban letupan emosi yang tidak kenal waktu dan tempat; dan sudah tak terhitung banyaknya berapa banyak di antara mereka yang terbengkalai setelah hasrat diluapkan.


Hmmmm...yuk mari kita memulai perjalanan panjang yang seharusnya tiada akhir; namun karena dunia ini fana (termasuk blog yang berada di dalamnya), maka mau ga mau pasti akan berakhir dengan sendirinya. :)

OK!
Mengapa "Who am I" ?
ketika mengawali pengetikkan ini, blog ini meminta saya untuk mencantumkan judul terlebih dahulu. Tak ada satu kalimat pun yang terlintas kecuali "Who am I?"
Mmmmm.... sepertinya itu adalah judul yang tepat untuk memulai ini semua.
Pertanyaan yang mudah namun memerlukan proses waktu seumur hidup untuk menjawabnya.
Siapa saya???
bukan sekedar 'nama'
bukan sekedar 'sekarang umur berapa'
bukan sekedar 'siapa teman/sahabat' saya
lebih dari itu semua... ada hal yang lebih mendalam,lebih mengerak; who am I?
sebenarnya semua respon dan tanggapan saya akan suatu kejadian demi kejadian yang ada dalam detail kehidupan di dunia ini merupakan buah dari sepercik esensi dari siapa saya.
So... who am I?